Cara Setting Virtual Access Point (Multi SSID) Wireless MikroTik

ngeBlog ModalSemangat 2016-06-13

Cara Setting Virtual Access Point (Multiple SSID) Wireless Routerboard MikroTik yang digunakan untuk distribusikan jaringan menggunakan jaringan wireless/wifi dengan metode memancarkan 2 atau lebih nama wifi/SSID yang berbeda dalam 1 perangkat yang hanya mempunyai 1 fisik interfaces wireless tapi mempunyai service atau IP Address yang berbeda. Fitur Multi SSID ini sering digunakan dalam jaringan kantor, sekolah, restauran/cafe, yang mempunyai kebutuhan akses wireless berbeda.

Contoh Skenario Setting Multi SSID dengan VAP di Mikrotik

Contoh dalam skenario dalam jaringan restoran, kita akan membuat 2 akses wireless berbeda untuk Karyawan dan Customer (Guest Network).
Cara Setting Virtual Access Point (Multiple SSID) Wireless MikroTik
  • SSID : RestoranEnakSedapMantab
    • Khusus akses wireless untuk customer.
    • Tanpa password WiFi, atau Open.
    • Di aplikasi halaman login hotspot mikrotik, customer memerlukan username password untuk akses internet.
  • SSID : Office
    • Khusus akses karyawan restoran.
    • Pakai password WiFi, atau menggunakan security WPA.
    • Service DHCP saja.
Untuk mewujudkan konsep Multi SSID ini saya menggunakan RB941-2nD-TC (hAP-Lite2) dan fitur Virtual Access Point di MikroTik. Langkah awal pastikan mikrotik anda sudah dijadikan sebagai Wireless Router Internet Gateway. Lihat Juga : Cara Setting MikroTik Wireless RB941-2nD-TC Sebagai Router Gateway dan Wireless/WiFi Access Point. Pertama, setting wireless atau interface wlan1 sebagai AP dengan SSID: Office
setting wireless atau interface wlan1 sebagai AP
Pada Security Profile, sudah di buat 2 profile. "office-security" di set password dan "customer-security" tanpa password atau open. Lihat Juga : Cara Setting WiFi Access Point Di Routerboard MikroTik
security profile wireless mikrotik
Assign IP Address untuk SSID: Office dengan contoh:192.168.1.1/24 pada interface wlan1
Assign IP Address untuk SSID: Office
Aktifkan DHCP Server pada interface wlan1, mudahnya pakai wizard "DHCP Setup", contoh detailnya bisa lihat di artikel saya sebelumnya di Cara Setting MikroTik Sebagai DHCP Server. Kedua, setting Virtual Access Point pada master-interface wlan1.
setting Virtual Access Point pada master-interface wlan1
Menu Wireless >> tab Interfaces >> klik tanda "+" >> pilih Virtual AP.
setting Virtual Access Point pada master-interface wlan1
Settingan wireless pada interface VirtualAP seperti Channel, Mode mengikuti settingan pada master-interfacesnya. Tidak bisa di rubah-rubah.
Assign IP Address untuk SSID: RestoranEnakSedapMantab dengan contoh:192.168.2.1/24 pada interface wlan2 (VAP)
Assign IP Address untuk SSID: RestoranEnakSedapMantab
Terakhir, aktifkan fitur Hotspot Server pada interface VirtualAP (wlan2). Untuk bagaimana mengaktifkan fitur hotspot mikrotik bisa lihat di Cara Setting Hotspot MikroTik. Dengan settingan seperti di atas, anda coba scan wifi dari laptop atau smartphone, akan muncul 2 Nama WiFi/SSID yang berbeda sekaligus berbeda service pula.
scan wifi dari laptop atau smartphone
Dengan tambah VirtualAP tidak seperti menambahkan interface wireless fisik baru. Kemampuan interface wireless tetap mengikuti master interface (fisik) walaupun telah dibuat banyak VirtualAP. Demikian Cara Setting Virtual Access Point (Multiple SSID) Wireless MikroTik
Fitur "Virtual Access Point" mikrotik juga telah menambahkan fitur Wireless Repeater pada versi ROS 6.35, yang dapat menjadikan wireless/wifi mikrotik anda menjadi "Wireless Repeater" atau  "Wireless Range Extender". Lihat juga fitur tersebut pada artikel saya di Cara Setting Wireless Repeater MikroTik
Jika ada yang di tanyakan silahkan leave comment yaa ^_^